ハリスBlog

Belajar mendengar, melihat & menulis

September 15, 2008

Pembagian Zakat Merenggut Nyawa

Inna Lillahi wa inna ilaihi Roji’un..
Hari ini sebuah berita memilukan hati tersiar dari Pasuruan, zakat yang seharusnya membawa berkah & nikmat malah merenggut nyawa. Tidak tanggung-tanggung, 21 jiwa melayang dalam insiden ini, semuanya wanita, tua & muda meregang nyawa demi 30.000 rupiah. Sungguh memilukan…

Seribu tanya menyeruak seketika, mengapa Muzakki (orang yang berzakat) ingin sekali membagi langsung zakatnya dengan cara mengundang mustahiq (penerima zakat)? Bukankah jauh lebih baik apabila zakat diserahkan langsung dengan cara mendatangi para mustahiq? Atau muzakki menyerahkan zakatnya kepada lembaga amil atau mesjid yang mengelola zakat?

Seharusnya pemerintah sebagai ulil amri memungut zakat dari para muzakki,

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. QS9:103.

Atau sebagai perwakilan pemerintah, seharusnya ada lembaga zakat yang berskala nasional yang mendistribusikan zakat ini atau setidaknya memperoleh ‘sertifikat’ resmi dari pemerintah. Jika tidak percaya atau malas berhubungan dengan lembaga zakat yang ditunjuk pemerintah, seharusnya muzakki mendatangi para mustahiq, cara ini jauh lebih maslahat daripada mengundang para mustahiq datang ke rumah kita. Siapa yang bisa menjamin ketika membagi zakat penyakit riya’ tidak hinggap di hati kita?

Mengundang para mustahiq datang menerima zakat jelas teramat besar mudharatnya baik bagi muzzaki itu sendiri, terlebih-lebih bagi mustahiq. Puluhan nyawa telah meregang di bulan penuh rahmat ini, semua ini harus segera dihentikan, jika tidak, akan ada lagi korban yang berjatuhan, akibat ego para muzzaki.

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un..

Labels:

13 Comments:

Blogger Hellen said...

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un..
saya waktu melihat di TV, sampai pengen nangis... hanya untuk 3o ribu rupiah nyawa harus menjadi taruhannya.... OMG....
Suatu catatan buat penyelenggara untuk bisa mempersiapkan dengan baik.... walaupun maksud hati baik tapi kalau udah ada korban khan kasihan tuh...

September 16, 2008 at 8:18 AM  
Blogger Dien said...

kasihan rakyat...

September 16, 2008 at 8:37 AM  
Blogger kapanpun said...

sayang ya, nyawa melayang demi duit 30ribu

September 16, 2008 at 8:40 AM  
OpenID vizon said...

walau bagaimanapun, kita harus berterima kasih kepada h. syaikhon dan para korban. karena, dg peristiwa yg menimpa mereka inilah, kita semakin tersadarkan akan pentingnya zakat dilakukan dg ikhlas dan profesional... :)

September 16, 2008 at 9:09 AM  
Blogger Bunda Rierie said...

bunda juga jadi sedih, betapa murahnya nyawa manusia hanya 30rb, begitulah cermin masyarakt indonesia yg saat ini semakin hidup terhimpit dan sengsara dengan banyakknya koruptor..hik..hik..

September 16, 2008 at 9:22 AM  
Anonymous dhie said...

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un..

Semoga para korban di terima di sisi-Nya.

Amieeeennn....

September 16, 2008 at 12:44 PM  
Anonymous cumie said...

innalillahi wainna ilaihirajiun..
iya tadi malem saya liad di tv beritanya, nih.. sungguh memilukan,

September 16, 2008 at 1:08 PM  
Anonymous falla said...

innalillahi wainnailaihi rojiun..
kasian bro, hanya demi 30.000 harues merelakan nyawa di bulan suci ini.

semoga saja arwahnya di terima Allah SWT sebagai arwah yang suci dari dosa.. amin

September 16, 2008 at 5:09 PM  
Blogger RochMANIAC said...

Semoga yang wafat diterima arwahnya disisiNya, karena berjuang mendapatkan rizki untuk keluarganya.
Bagi yang berzakat, tolong pikirkan cara yang lebih baik untuk membagaikan zakat, agar maksud baik tidak menghasilkan sesuatu yang tidak baik.

September 16, 2008 at 9:03 PM  
Blogger WAHYU BMW said...

Berikan sebagian hartamu ,jika tangan kanan memberikan sebaiknya tangan kiri tidak tahu

September 16, 2008 at 9:15 PM  
Anonymous Mezzaluna said...

Apapun itu, tetaplah kita mendoakan niat baik keluarga Bpk.Syoikon..karena niat mereka baik, hanya keadaan yang tidak terduga. Sekedar cacatan, kegiatan ini sudah rutin selama 3 tahun belakangan..Mungkin pada tahun ini, berita tentang pembagian zakat ini sudah menyebar bahkan sampai kota Probolinggo, sehingga sangat banyak fakir miskin yang berdatangan..Tentang maksud lain dibalik pembagian zakat yang memang tidak prof ini, biarlah Allh yang tau...

September 17, 2008 at 10:16 PM  
Anonymous arielz said...

innalillahi wa inna ilaihi rooji'un
saya baca tragedi ini terjadai karena mereka udah tidak lagi saling mengalah, bahkan tega menginjak-tubuh sesamanya yg udah kejepit tak berdaya, hanya demi mempertahankan antrian, demi duit 30rb, Masya Allah, sudah demikian parahkah negeri ini..

September 18, 2008 at 9:18 AM  
Blogger Abu sigly Ahlussunnah waljamaah said...


terimakasih infonya nih salam sukses sobat muslim
pesawat tempur tercanggih
foto boboyboy air dan api
batu badar emas dan khasiatnya
batu bacan obi asli
manfaat buah jagung untuk kesehatan
manfaat buah saho
manfaat mengkudu bagi kesehatan
batu akik kalimaya
jembatan alami terpanjang didunia
batu biduri bulan dan cara membedakan itulah manusia yang tiak pernah puas

September 6, 2015 at 8:15 AM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home