ハリスBlog

Belajar mendengar, melihat & menulis

October 12, 2008

‘Air Susu Dibalas Dengan Air Tuba'

Pernahkah kita mengalami kejadian dimana seseorang yang seringkali kita berikan kebaikan kepadanya, tiba-tiba mereka mengingkari kita dan membalasnya dengan kejahatan? Pernahkan kita mengalami peristiwa dimana budi baik yang telah kita tunjukkan kepada seseorang, tiba-tiba dicampakkan dan diremehkan begitu saja? Pernahkah kita mendengar peribahasa ‘air susu dibalas dengan air tuba’?

Watak cenderung untuk mengingkari, tidak setia dan membangkang merupakan penyakit jiwa yang umum menghinggapi manusia. Bahkan tabiat buruk tersebut, dengan ‘tega’ mereka praktekkan kepada Allah SWT. Berapa banyak manusia yang mengingkari-Nya padahal setiap saat manusia senantiasa memperoleh limpahan nikmat dan kebaikan dari Allah? setiap saat…Allah senantiasa menjaga dan melimpahkan nikmatNya bahkan ketika kita sedang terlelap tidur sekalipun.

Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), (QS16:53)

Allah telah melimpahkan dan menjamin rejeki kita sejak lahir sampai meninggal nanti. Bahkan ketika kita masih menjadi bayi, yang tidak berdaya, tidak mampu menjaga dan mengurus diri sendiri, Allah telah mengirimkan kepada kita orang-orang yang menyayangi kita. Memberi makan, memandikan, mengasuh, hingga kita mandiri. Lalu Allah memberikan kepandaian, kekuatan dan rejeki terus menerus hingga kita menjadi dewasa seperti sekarang ini. Setelah kita hidup dan menikmati rejeki dari Allah, kenapa kita masih saja mengingkariNya?

sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya, dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan keingkarannya, (QS100:6-7)

Jadi, janganlah heran dan terkejut jika kita menyaksikan ada seorang manusia mengingkari dan mengkhianati kebaikan orang lain. Seringkali kita mendengar kisah dimana orang tua yang telah memberi makan, minum, pakaian, mengasuh dan menyayangi bahkan rela tidak tidur demi sang anak, rela tidak makan asalkan anaknya kenyang, rela pulang larut malam bahkan hingga pagi hari untuk mencari uang agar anaknya bisa mengecap pendidikan yang baik, rela bersusah payah agar anaknya senang dan bahagia, namun ketika sang anak besar dan kuat tulang-tulangnya, anak itu durhaka kepada orang tuanya. Sikap acuh, merendahkan dan menghina dengan perkataan dan perbuatan tidak henti-hentinya dialamatkan kepada orang tuanya.

Itulah kebanyakan manusia, yang tabiatnya buruk, wataknya sakit, dan jiwanya telah rusak. Maka janganlah kita terlalu mengharap orang lain untuk berterima kasih atas kebaikan yang kita berikan. Janganlah kita terusik dengan segala kebencian mereka. Jadikan sikap sabar dan sholat menjadi penolong kita, seperti apa yang tertulis dalam ‘surat cinta’Nya kepada kita,

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS2:153)

Dan tetaplah berbuat baik kepada sesama manusia, janganlah mengharapkan ucapan terima kasih dan balasan yang baik pula dari mereka, tapi ikhlaskan segala niat dan perbuatan, hanya untuk mencapai ridha Allah SWT,

Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula terima kasih. (QS76:9)

Percayalah, apapun perbuatan baik yang kita lakukan pasti akan dibalasNya kelak, hanya Allah yang selalu membalas kebaikan dengan kebaikan. Siapakah yang paling benar perkataan dan janjinya selain Allah?

Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan. (QS55:60)

Wallahu alam bish-shawab.

Labels:

10 Comments:

Anonymous tyas said...

semoga Allah menjauhkan kita dari sifat2 yg buruk..
pernah juga sih, kebaikanku dibalas dg keburukan..
apa mungkin karena aku juga pernah berbuat begitu juga ya..?
mudah2an makin hari kita makin dekat dengan kemuliaan..

October 14, 2008 at 2:13 AM  
Blogger Hellen said...

Mudah2an kita semua tidak lengah untuk berbuat baik...dan bisa menghargai kebaikan orang lain. Amin..

October 14, 2008 at 5:47 AM  
Anonymous Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 said...

semoga kita semua bukan bagian dari orang-orang yg durhaka. amiin.

March 18, 2009 at 2:19 AM  
Anonymous Babu Gile said...

pertama berkunjung nih bos, salam kenal ja :D

April 6, 2009 at 12:00 PM  
Anonymous Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 said...

semoga Allah menjauhkan kita dari sifat2 yg buruk..
pernah juga sih, kebaikanku dibalas dg keburukan..
apa mungkin karena aku juga pernah berbuat begitu juga ya..?

April 8, 2009 at 12:28 PM  
Anonymous Filter Air Minum Isi Ulang Reverse Osmosis said...

Semoga allah swt menyelamatkan kita dan keluarga kita di dunia dan akhirat kelak, amiiin.

April 15, 2009 at 8:39 PM  
Anonymous wisata seo sadau said...

Itulah kelemahan kita sebagai manusia, seringlupa diri pada sang maha pencipta dengan segala ketentuannya

June 13, 2009 at 7:15 PM  
Anonymous Robot Gedeg said...

ah, jadi malu sama diri sendiri.

June 23, 2009 at 10:57 PM  
Anonymous brankas said...

Terima kasih artikelnya. Bermanfaat sekali

April 7, 2010 at 11:54 PM  
Blogger Abu sigly Ahlussunnah waljamaah said...


terimakasih infonya nih salam sukses sobat
pesawat tempur tercanggih
foto boboyboy air dan api
batu badar emas dan khasiatnya
batu bacan obi asli
manfaat buah jagung untuk kesehatan
manfaat buah saho
manfaat mengkudu bagi kesehatan
batu akik kalimaya
jembatan alami terpanjang didunia
batu biduri bulan dan cara membedakan terimakaih,,artikelnya sangat bermanfaat

September 6, 2015 at 8:06 AM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home