ハリスBlog

Belajar mendengar, melihat & menulis

October 13, 2008

Jangan Sia-Siakan Sholat...



"Bacalah: "Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya, mereka kelak akan menemui kesesatan." (QS19:59)

Apakah saat ini, di zaman kita hidup, generasi-generasi buruk yang menyia-nyiakan sholat itu telah datang? Lalu siapakah orang-orang yang dimaksud dengan generasi-generasi buruk yang menyia-nyiakan sholat itu? Apakah kita termasuk di dalamnya? Apakah keluarga kita termasuk di dalamnya? Apakah saudara-saudara kita yang dimaksud oleh ayat tersebut?

Ketika ayat ini turun kepada Rasulullah saw, beliau bertanya kepada Jibril as, “Wahai Jibril, apakah sepeninggalku nanti umatku akan mengabaikan sholat?"

Jibril menjawab, "Benar, wahai Muhammad, kelak di akhir zaman akan datang sekelompok manusia dari umatmu yang mengabaikan sholat, mengakhirkan sholat (hingga keluar dari waktunya), dan memperturutkan hawa nafsu. Bagi mereka satu dinar (uang) lebih berharga daripada sholat."

Ayat inilah yang membuat Rasulullah saw bersedih, menangis dan menyesali keadaan umatnya. Beliau saw berkata, "Ahh..., andaikan saja aku dapat hidup terus untuk melihat apa yang diperbuat oleh umatku terhadap sholat. Ahh..., aku sungguh menyesali umatku."

Rasulullah saw sangat sayang kepada kita, sungguh beliau telah bersedih untuk kita…beliau telah menangisi keadaan kita…beliau telah menyesali perbuatan buruk yang kita lakukan. Lalu apakah kita telah menangisi diri sendiri? Apakah kita telah menyesali diri sendiri?

Rasulullah saw pun bersabda : “Ash shalaatu mi'rajul mu'miniin”. Bahwa, shalat itu adalah mi'rajnya orang-orang yang beriman. Shalat diumpamakan sebagaimana halnya Nabi mi'raj. Seorang hamba diperjalankan untuk datang, mendekat, menemui Tuhannya.
Bukankah kita mengaku sebagai hamba yang mencintai Allah? lalu mengapa kita merasa malas, enggan dan berat hati untuk menemui dan mendekati sesuatu yang kita cintai? Cinta macam apakah yang kita miliki? apakah kita yang membutuhkan sholat? atau jangan-jangan kita merasa, Allah-lah yang butuh sholat kita?

Kita adalah generasi yang terpesona oleh gemerlap dunia hingga menjadi sebuah bencana apabila kita tidak mampu meraihnya, apalagi kehilangannya. Dunia telah melalaikan kita, hawa nafsu begitu setia kita turuti kemauannya dan bujuk rayu syetan terasa indah dalam benak kita. Padahal, kita pasti akan meninggalkan dunia atau dunia yang akan meninggalkan kita, tidak ada sedikitpun keraguan tapi …mengapa kita sering meremehkan sholat? mengapa kita sering melalaikan dan mengakhirkan (pelaksanaan) sholat? Padahal tidak ada satu pun manusia yang mengetahui kapan sakratul maut datang menjemputnya. Mungkin saja, ketika kita terus menerus melalaikan dan mengakhirkan (pelaksanaan) sholat, tiba-tiba ajal datang menjemput. Setelah itu, tidak ada gunanya lagi penyesalan, tidak ada gunanya lagi apa-apa yang kita usahakan di dunia ini.

Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan, dan dikatakan (kepadanya): "Siapakah yang dapat menyembuhkan?", dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia), dan bertaut betis (kiri) dan betis (kanan), kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau. Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al Quran) dan tidak mau mengerjakan shalat, tetapi ia mendustakan (Rasul) dam berpaling (dari kebenaran), kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak (sombong). Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu. (QS75:26-35)

Menangislah…mudah-mudahan air mata yang menggenangi tempat sujud kita, membuat Allah mengampuni kita, membuat kita bukanlah termasuk orang-orang yang dihalau (menuju neraka), menyelamatkan kita dari azabnya yang kekal, yakni neraka jahannam.

Seperti apa yang disabdakan Rasulullah saw, "Dua (jenis) mata yang tidak akan disentuh oleh api neraka: Mata yang menangis akibat ketakutan kepada Allah dan mata yang tidak tidur berjaga di jalan Allah."

Labels:

15 Comments:

Blogger Bunda Rierie said...

Ya Allah jauhkan Bunda dari hal yang sia-sia .. amin.... Good Posting.. saling mwngingatkan yaaa

October 13, 2008 at 1:52 PM  
Anonymous Irma-MamaVian said...

Postingan yang sangat bagus, jadi instropeksi nih...

October 13, 2008 at 10:44 PM  
Anonymous tyas said...

good posting.. untuk mengingatkan kita semua..
jadi ngeri nih..
jujur aja sholatku masih bolong2..
semoga jadi semakin baik..

October 14, 2008 at 2:06 AM  
Blogger Hellen said...

Nice posting mas.... Tak ada salahnya kita saling mengingatkan kebaikan :)

October 14, 2008 at 5:44 AM  
Anonymous nandien said...

terima kasih sudah mengingatkan ya kak. semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini, amin.

have a nice day :)

October 14, 2008 at 8:53 AM  
Blogger Lyla said...

makasih ya mas... udah mengingatkan aku untuk tidak mensia-siakan sholat

October 14, 2008 at 10:51 AM  
Blogger h4rIsS said...

@ Bunda Rierie
sama-sama bunda, nasehatnya mula-mula utk diri sendiri koq :)

@ Irma-MamaVian
makasih ya jeng

@ Tyas
semoga kita semua adalah orang2 yg selalu memperbaiki diri, amin!

@ Hellen
saling menasehati & mengingatkan jeng

@ Nandien
amin..

@Lyla
sama-sama jeng

October 15, 2008 at 3:04 PM  
Anonymous gus said...

jadi makin taklut mati...kebanyakan dosa...hiks...makasih telah njewer saya dengan postingannya....hiks..

October 16, 2008 at 4:17 AM  
Anonymous falla said...

tetap maju terus ke depan mas h4rris..
terus ingatkan yang lupa..
khusus untuk saya ini yang sering lupa, harus banyak belajar dari sini..
ikssss....

October 18, 2008 at 2:35 AM  
Anonymous h4riss said...

@ Gus
sblm 'menjewer' orang lain, saya lebih khusus ingin 'menjewer' diri sendiri koq kang :)

@ Falla
maju memang ke depan, mundur ya ke belakang, lupa ya ga inget hehe..saya jg sering lupa malah pura-pura lupa :)

October 18, 2008 at 9:35 AM  
Blogger faisol said...

terima kasih sharingnya...sebuah nasihat 'tuk direnungkan & diamalkan...
semoga bisa menjadi ilmu yg bermanfaat & Multi Level Pahala (MLP), amin...

sebagai tambahan, saya membuat tulisan tentang "Benarkah Kita Hamba Allah?"
silakan berkunjung ke:

http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/09/benarkah-kita-hamba-allah-1-of-2.html
(link di atas adalah tulisan ke-1 dr 2 buah link benarkah kita hamba Allah?)

Apakah Allah juga mengakui bahwa kita adalah hamba-Nya?

semoga Allah menyatukan dan melembutkan hati semua umat Islam, amin...

salam,
achmad faisol
http://achmadfaisol.blogspot.com/

October 27, 2008 at 11:16 AM  
Blogger h4rIsS said...

@ Faisol
nasehatnya lebih diutamakan utk diri sendiri yang msh fakir ilmu & amal. Insya Allah, saya mampir ke blog mas Faisol

October 27, 2008 at 6:08 PM  
Anonymous furniture indonesia said...

mksh bgt untuk pencerahannya. semoga qta menjadi hamba ALLAH yg selalu taat kepadaNya.

May 15, 2009 at 11:10 AM  
Blogger Rya_Neezt said...

makasi yah...dah di ingetkan....

May 22, 2009 at 4:44 PM  
Blogger Abu sigly Ahlussunnah waljamaah said...


terimakasih infonya nih salam sukses untuk kita semua
pesawat tempur tercanggih
foto boboyboy air dan api
batu badar emas dan khasiatnya
batu bacan obi asli
manfaat buah jagung untuk kesehatan
manfaat buah saho
manfaat mengkudu bagi kesehatan
batu akik kalimaya
jembatan alami terpanjang didunia
batu biduri bulan dan cara membedakan terimakasih atas sharingnya kak

September 6, 2015 at 8:04 AM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home