ハリスBlog

Belajar mendengar, melihat & menulis

June 20, 2009

Repotnya sampah..


Hallo shibaraku ne…
Tak terasa sudah hampir 2 bulan tinggal di negeri sakura. Ada cerita apa yah ?


Islam mengajarkan kepada umatnya bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Di sini mungkin dengan kaidah yang berbeda (entah apa yah..) kebersihan terjaga dengan baik sekali.

Mengelola sampah adalah aspek terpenting yang harus di perhatikan untuk meraih kata ‘bersih’. Sampah di jepang diatur sangat ketat, aturan ini berlaku untuk semua orang, tidak ada diskriminasi.

Pertama, sampah harus dipisahkan, apakah bisa dibakar seperti sisa makanan, kertas. Atau tidak bisa dibakar seperti plastic dan sejenisnya. Sampah yang tidak bisa dibakarkan, masih dipisahkan lagi, berdasarkan jenis sampahnya, apakah botol bekas minuman, plastic dll, ada 9 jenis sampah.
Sampah yang telah kita pisahkan tersebut, dimasukkan ke dalam kantong plastik transparan yang telah di sediakan. Ingat sebelum dimasukkan, sampah harus dalam keadaan bersih, misalnya lunch box & sejenisnya, harus dibersihkan terlebih dahulu.
Jangan lupa pula, menuliskan nama kita & alamat pada plastik transparans yang telah disediakan. Gunanya untuk apa? Hehe..jika sampah kita bermasalah, tidak mengikuti kaidah, sampah tersebut pasti akan dikembalikan lagi kepada pemiliknya.

Kedua, membuang sampah harus disesuaikan dengan waktunya. Sampah makanan dibuang 2x seminggu, sampah jenis plastik dibuang seminggu sekali. Jangan coba-coba membuang sampah tidak mengindahkan waktu buangnya, dijamin, sampah akan dikembalikan lagi kepada pemiliknya.

Susah sekali bukan? Awalnya sih sangat menyusahkan, lama-lama sudah terbiasa koq.
Hasilnya, lingkungan menjadi bersih, sangat bersih sekali. Sehingga malu membuang sampah sembarangan di tempat yang bersih.


Labels: